{"id":5865,"date":"2026-03-12T16:00:07","date_gmt":"2026-03-12T16:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/cahaya.co\/?p=5865"},"modified":"2026-03-12T16:00:07","modified_gmt":"2026-03-12T16:00:07","slug":"fifa-tegaskan-konflik-timur-tengah-tak-ganggu-piala-dunia-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/soca.news\/index.php\/2026\/03\/12\/fifa-tegaskan-konflik-timur-tengah-tak-ganggu-piala-dunia-2026\/","title":{"rendered":"FIFA Tegaskan Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Piala Dunia 2026"},"content":{"rendered":"<p>Kepala operasional <a href=\"https:\/\/soca.news\/tag\/piala-dunia\/\">Piala Dunia<\/a> <a href=\"https:\/\/soca.news\/tag\/fifa\/\">FIFA<\/a>, Heimo Schirgi, menegaskan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2026 tidak akan mengalami penundaan meskipun terdapat konflik internasional di wilayah <a href=\"https:\/\/soca.news\/tag\/timur-tengah\/\">Timur Tengah<\/a>, yang melibatkan perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Schirgi pada Senin (9\/3) di Pusat Penyiaran Internasional, Dallas, Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa FIFA terus memantau perkembangan dampak perang yang terjadi di Iran setiap hari. Namun, turnamen tetap dipastikan berlangsung sesuai jadwal.<\/p>\n<p>\u201cPada suatu saat, kami akan memiliki resolusinya, dan Piala Dunia akan tetap berlangsung, tentu saja,\u201d ujarnya, dikutip dari <em>ABC News<\/em> pada Kamis (12\/3).<\/p>\n<p>\u201cPiala Dunia terlalu besar, dan kami berharap semua negara yang lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h2>FIFA Pantau Situasi Timur Tengah<\/h2>\n<p>FIFA menyatakan bahwa mereka terus menjalin komunikasi dengan federasi sepak bola Iran untuk memperoleh informasi terkini terkait dampak konflik yang sedang berlangsung.<\/p>\n<p>Namun, Schirgi tidak mengungkapkan secara rinci isi pembicaraan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSituasinya berubah dari hari ke hari dan kami memantaunya dengan cermat. Kami bekerja sama dengan semua mitra federal kami dan juga mitra internasional kami dalam mengevaluasi situasi,\u201d jelas Schirgi.<\/p>\n<p>Iran dijadwalkan bermain di Grup G bersama tiga negara, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Belgia<\/li>\n<li>Selandia Baru<\/li>\n<li>Mesir<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dua pertandingan Iran dijadwalkan berlangsung di Los Angeles, dan satu pertandingan lainnya akan digelar di Seattle.<\/p>\n<p>Menurut laporan<em> The New Arab<\/em>, beberapa media internasional menyebutkan bahwa wilayah udara Irak ditutup hingga 1 April karena dampak konflik regional yang berkaitan dengan perang Iran.<\/p>\n<p>Situasi ini menghambat tim nasional Irak dalam mengatur pertemuan tim dan perjalanan ke luar negeri menjelang laga play-off Piala Dunia 2026.<\/p>\n<h2>Piala Dunia 2026 Dianggap simbol Persatuan<\/h2>\n<p>Meskipun kondisi dunia sedang menghadapi tantangan global, FIFA menyampaikan bahwa Piala Dunia 2026 tetap dianggap sebagai simbol persatuan antarnegara.<\/p>\n<p>\u201cMengingat keadaan dunia terkini, turnamen ini menjadi kesempatan besar untuk menyatukan semua orang,\u201d ucap Schirgi.<\/p>\n<p>\u201cBagi Anda yang belum pernah menyaksikan Piala Dunia, ini menjadi momen istimewa karena benar-benar bersifat global dan bisa menyatukan semua orang. Kita sudah menyaksikannya di Qatar, Rusia, dan di mana-mana. Orang-orang kagum betapa internasionalnya seluruh acara ini,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Turnamen Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli dan akan digelar di 16 kota pada tiga negara, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Amerika Serikat (11 kota)<\/li>\n<li>Meksiko (3 kota)<\/li>\n<li>Kanada (2 kota)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Piala Dunia edisi ini menjadi yang pertama kalinya diikuti oleh 48 negara dari enam konfederasi berbeda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FIFA memastikan Piala Dunia FIFA 2026 tetap digelar sesuai jadwal meski konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memanas.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5896,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[172,155,154],"class_list":["post-5865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sepakbola","tag-fifa","tag-piala-dunia","tag-timur-tengah"],"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026.png",1250,849,false],"thumbnail":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026-150x150.png",150,150,true],"medium":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026-300x204.png",300,204,true],"medium_large":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026-768x522.png",640,435,true],"large":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026-1024x696.png",640,435,true],"1536x1536":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026.png",1250,849,false],"2048x2048":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026.png",1250,849,false],"covernews-featured":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026-1024x696.png",1024,696,true],"covernews-medium":["https:\/\/soca.news\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/FIFA-Tegaskan-Konflik-Timur-Tengah-Tak-Ganggu-Piala-Dunia-2026-540x340.png",540,340,true]},"author_info":{"info":["Redaksi Soca News"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/soca.news\/index.php\/category\/sepakbola\/\" rel=\"category tag\">Sepakbola<\/a>","tag_info":"Sepakbola","comment_count":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5865"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5865\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/soca.news\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}